Amazia Kristanto: Catatan Random Warga Sipil Biasa
Kalo lo liat Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) gue, di situ tertulis dengan jelas gue mahasiswa Teknik Informatika. Tapi bro, nggak nyeritain prekuelnya. Sebelum otak gue mumet gara-gara error syntax, bug, dan kurang titik koma (;), gue udah duluan dihajar sama realita slip gaji, shift kerja nggak ngotak, dan surat kontrak.
Ini adalah rekap perjalanan dua tahun absurd gue yang tidak terlalu penting ini sebelum akhirnya nyasar ke dunia coding.
Roadtrip 2 Tahun Sebelum Kenalan Sama Titik Koma (;)
Jalan menuju bangku kuliah gue tuh muter-muternya ngalahin kecepatan rotasi Bumi di ekuator 1.670 km/jam.Sebuah roadtrip dadakan selama dua tahun buat nyari sesuatu yang gue sendiri nggak tahu bentuknya kaya apa.dalam hati "cahh ngopo ngono yoo"
Episode 1: Sopir Cadangan Mebel
Pemberhentian pertama: jadi sopir pengirim mebel. Gue cuma bertahan 3 bulan, tapi penderitaan mentalnya kerasa kayak satu semester Kalkulus. Jam kerja resmi? Jam 8 pagi sampe 7 malem. Realita lapangan? Jam 10 malem baru nyampe rumah, Bos. Gajinya di bawah UMR Temanggung, nggak dapet BPJS, dan jatah libur cuma dua kali sebulan. Waktu itu jiwa idealis gue meronta-ronta, "Wah rugi bandar nih, mending cabut." Akhirnya gue milih resign. Hadeh.
Episode 2 & 3: Tour de Pabrik Kayu
Setelah itu, gue banting setir jadi anak pabrik. Pertama, di pabrik barecore (kayu) di Maron. Setelah 6 bulan kontrak berakhir, supervisor aslinya menawarkan perpanjang. Tapi dengan gagahnya, gue tolak. Anjayyy, sok jual mahal banget kan gue? Wkwkwk. Jujur aja, vibes-nya belum dapet. Terus gue pindah ke pabrik triplek di Kranggan. Di sini mendingan, gaji setara UMR Temanggung. Fair enough lah. Tapi pas kontrak 6 bulan berakhir, tiba-tiba—nggak ada angin, nggak ada hujan—tiba-tiba datang: "Bro, cabut, bro. Ini bukan tempat lo." Yaudah, cabut lagi deh.Kurang impulsif dan labil apa tuh gue?😅
Episode 4: Keberuntungan Absurd di Cimory
Nah, ini episode paling plot twist. Di tengah fase "anak cowok nganggur beban keluarga", gue iseng ngelamar ke PT. Cimory di Ungaran. Padahal aslinya gue nggak nganggur-nganggur amat. Di rumah ada ladang kopi yang hasilnya cukup buat idup setahun. Kerjaan rutin gue: nyari rumput"ngaret", nyelep kopi, sampe jadi sopir keluarga. Tapi ya gitu, kayak ada yang kurang aja kalau nggak "kerja kantoran/pabrikan". Dan ajaibnya, dari sekian banyak pelamar, eh gue yang keterima! Hoki jalur langit darimana coba? Gajinya? UMR Semarang, dong. Kalau ditambah lembur kerja 12 jam, yaa bisa dibilang "lebih dari cukup". Tapi inget kawan, "lebih dari cukup" bukan berarti lo auto jadi crazy rich, wkwkwk.
Terus, Ngapain Bikin Blog Ginian?
Dua tahun itu—makan debu jalanan, nyium bau lem kayu, kena panas-dingin aspal Ungaran, ngopi di kantin bareng sesama buruh, sampe existential crisis nanya ke diri sendiri "kenapa sih gue nggak pernah betah dan nggak jelas gini?"—semuanya numpuk di kepala.
"Hasilnya? Otak gue berasa kayak browser Chrome yang buka 100 tab barengan, semuanya nge-play video YouTube auto-play dan saling teriak minta ditonton. Blog ini adalah wadah buat nge-dump kekacauan itu. Ibaratnya, ini tong sampah estetik pikiran gue, tempat gue nulis sebelum kewarasan gue bener-bener tersita."
Di sini, gue mencoba nge-debug "bug" dan nyari "fitur" tersembunyi dari program yang namanya Kehidupan, dari sudut pandang mantan kuli angkut, mantan operator mesin, dan sekarang (katanya sih) calon Programmer.
Apa yang Bakal Lo Temuin di Sini?
-
Pertanyaan, Bukan Pencerahan 🧐
Gue bukan Mario Teguh. Gue nggak punya jawaban hidup, gue cuma punya stok pertanyaan yang makin nambah. Mari kita overthinking bareng-bareng.
-
meybe Kejujuran
Gue bikin blog ini bukan buat motivasi ala-ala LinkedIn. Gue nulis murni buat ngeluarin uneg-uneg, dan tentunya kalau pas ada waktu luang. Kadang konyol, absurd, cringe, kadang serius dikit, tapi pastinya 100% real.
-
"Sumpah Gue Nggak Tahu" 🤷♂️
Ngaku kalau kita itu aslinya nggak tahu apa-apa adalah jalan ninja menuju kedamaian mental. Blog ini adalah monumen buat merayakan ke-clueless-an kita sebagai manusia biasa.
Selamat Datang di Warung Kopi Digital Gue! ☕
Silakan baca, komen, ngasih masukan, atau mau nge-roast
sebagai anonim juga boleh. Mari kita halu, Yapping dan bingung
sama-sama. Hhhhh.
Anjayyyyy! ✨
Memuat komentar...